TUGAS SOFTSKILL
NAMA ANGGOTA:
ALDINO AGUM GUMELAR (10117442)
RAKA GAUTAMA (17117305)
SHAFIRA YUSNIAR (15117617)
SITI RAHMA MAERA SALSABILA (15117736)
VIRGINA ARYANI AHMAD (16117789)
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018/2019
KATA PENGANTAR
Puji Syukur, terima kasih kami ucapkan atas bantuan Allah SWT yang telah mempermudah dalam pembuatan karya ilmiah ini, hingga akhirnya terselesaikan tepat waktu. Tanpa bantuan dari-Nya, kami bukanlah siapa-siapa.
Banyak hal yang akan disampaikan kepada pembaca mengenai “Standar Internasional Manajemen Pelayanan TI dari LAZADA”. Dalam hal ini, kami ingin membahas mengenai apa saja yang diperhatikan dan seberapa pentingnya manajemen pelayanan di bidang teknologi informasi terhadap sebuah perusahaan. Dalam kasus ini kami mengambil contoh dari perusahaan LAZADA.
Kami menyadari jika ada sesuatu yang salah dalam penulisan, seperti menyampaikan informasi berbeda sehingga tidak sama dengan pengetahuan pembaca lain. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kalimat atau kata-kata yang salah. Tidak ada manusia yang sempurna kecuali Allah SWT.
Demikian kami ucapkan terima kasih atas waktu anda telah membaca hasil karya ilmiah kami.
Depok, 18 Juni 2019
Penulis
Standar Internasional Manajemen Pelayanan TI dari LAZADA
1. Strategy Management for IT Service
LAZADA Indonesia didirikan pada tahun 2012 dan merupakan salah satu cabang dari jaringan retail online LAZADA di Asia Tenggara Grup LAZADA International di Asia Tenggara terdiri dari LAZADA Indonesia, LAZADA Malaysia, LAZADA Vietnam, LAZADA Thailand, LAZADA Filipina. Jaringan LAZADA Asia Tenggara merupakan cabang anak perusahaan jaringan perusahaan internet Jerman, Rocket Internet.
Rocket Internet merupakan perusahaan online incubator yang sukses menciptakan perusahaan-perusahaan online inovatif di berbagai belahan dunia. Selama 6 tahun berdiri, Rocket Internet sudah mengembangkan beberapa perusahaan startup ternama di beberapa benua saat ini.Mereka biasanya membiayai beberapa startup dengan sistem yang sudah terbukti efektif dan mengaplikasikan pada startup di negara tertentu. Berkantor pusat di Berlin, Jerman, proyek yang dimiliki Rocket Internet antara lain Zalando, TopTarif, eDarling, Groupon (sebelumnya CityDeal), dll. Rocket Internet pernah mengembangkan startup bernama Citydeal di Jerman. Citydeal sendiri adalah sebuah startup yang mirip dengan Groupon dan bergerak di bidang Daily Deals. Citydeal berkembang besar di Jerman dan akhirnya diakuisisi oleh Groupon pada tahun 2010. Strategi utama Rocket Internet diantaranya adalah mengembangkan perusahaan yang bergerak di bidang e-commerce di fashion, barang umum dan sektor furniture. Rocket Internet mentargetkan pengembangan usaha tersebut di wilayah Eropa, Rusia, Amerika Latin, Afrika, Timur Tengah, India, Asia Tenggara dan Australia.
Hardware yang digunakan adalah komputer sebagai server. Komputer digunakan untuk kantor dan pegawai. Software yang digunakan untuk membuat LAZADA, digunakan untuk eksekutif dan manager, penjual dan pembeli, dalam kasus ini merupakan aplikasi web dan mobile apps dari LAZADA sendiri, aplikasi Android / IOS untuk kelas manager dan eksekutif, aplikasi standar untuk penjual dan pembeli. Orang-orang yang menggunakan produk Lazada adalah penjual dan pembeli, investor, owner. Data ada di perusahaan tersebut paling tidak memiliki data pemilik dan penjual barang, data transaksi, data pengiriman dan data penjualan sebagai penunjang kinerja bisnis. Untuk kelas eksekutif akan memiliki data untuk memonitor kinerja keseluruhan dan adapula data untuk investor. Umumnya berbentuk operasi dan proses transaksi baik masuk maupun keluar dari database baik database bank maupun database perusahaan. Semisal proses pembayaran, proses pengiriman barang dan proses input data.
2. Service Portofolio Management
Pelayanan yang tersedia oleh Lazada, bisa melakukan penjualan, pembelian dan anda pun juga bisa menjadi bagian dari tim Lazada. Agar dapat menjadi seller di Lazada, anda bisa mengunjungi website www.lazada.co.id/marketplace. Setelah mendaftar, tim Lazada akan melakukan verifikasi informasi yang sudah di input dalam 2x24 jam. Namun perlu dicatat bahwa jika ingin mengajukan menjadi seller, anda harus memiliki setidaknya 30 produk yang berbeda untuk dijual karena jika tidak, mereka tidak akan menerima registrasi anda.
Selanjutnya masyarakat bisa membeli barang dengan menginput produk yang ingin dicari dikolom pencarian dibagian atas website atau aplikasi seperti gambar dibawah ini:
Gambar 2.1 Pencarian produk melalui aplikasi dan website
Sesudah pencarian, anda bisa langsung membeli melalui tombol Buy Now atau bisa memasukkannya di keranjang jika belum ingin membeli barang tersebut di hari itu juga. Jika sudah ingin membeli di hari selanjutnya, anda bisa mengklik lagi tombol disamping pencarian berbentuk keranjang trolley dan check out barang anda. Anda bisa membeli di website dan aplikasi dengan sign up jika belum mempunyai akun atau login jika sudah mempunyai akun maupun membeli tanpa harus mendaftarkan akun anda. Namun, jika anda tidak login, anda tidak bisa mengakses fitur keranjang jadi anda harus langsung membeli di hari itu juga ataupun tidak jadi membeli.
Terdapat beberapa fitur seperti LazMall, Global Collection, Pulsa & eStore, dan Voucher Belanja. Fitur LazMall digunakan untuk produk-produk yang sudah terpercaya seperti Wardah, Maybelline, Samsung, dll.
Lazmall membantu kita untuk mencari barang yang kita inginkan dari semua pusat berbelanja dikarenakan Lazada sudah bergabung dengan beberapa pusat perbelanjaan sehingga kita dapat mempermudah komsumen dalam berbelanja. Ada pelayanan Global collection yaitu terdapat produk bestseller,barang-barang brands dari luar negeri dikarenakan Lazada bergabung dengan beberapa negara.
Terdapat pelayanan pembayaran yang ditawarkan oleh perusahaan Lazada, antara lain:
a. Bayar di Tempat
Bayar di tempat merupakan layanan metode pembayaran dimana pelanggan dapat membayar barang yang dipesan kepada kurir saat merekan menerima barang pesanan mereka. Layanan Bayar di Tempat dapat dilakukan kota-kota besar di Indonesia.
b. Pengembalian Barang dalam 14 Hari
Lazada Indonesia memberikan waktu 14 hati kepada pelanggan untuk melakukan penukanaran barang atau pengembalian uang jika terdapat kerusakan atau ketidaksesuaian barang pesanan. Pengembalian barang dilakukan dengan cara mengisisi formulir online di website Lazada kemudian pengembalian akan diproses lebih lanjut.
c. Gratis Ongkos Pengiriman
Kini Lazada Indonesia memberikan gratis ongkos pengiriman di Indonesia bagian barat dan tengan, dengan minimum akumulasi pembelian sebesar Rp. 200.000,-.
d. Program Cicilan 0%
Lazada menawatkan sistem cicilan dengan bunga 0% untuk berbelanja produk-produknya. Sistem cicilan ini memiliki jangka waktu cicilan selama 3 bulan dan 6 bulan, untuk semua produk yang ada di Lazada dengan minimum pembelian sebesar Rp. 1.000.000,-. Bank yang telah bekersa sama dengan Lazada adalah: BCA, Bank Danamon, BII dan Standard Chartered Bank. Setiap pelanggan yang melakukan pembelian dengan menggunakan kartu kredit dari bank yang menjadi partner Lazada dapat mengikuti program angsuran ini.
e. Pre-order Produk
Lazada menjual beberapa produk dengan permintaan yang tinggi bahkan sebelum produk tersbut dirilis dengan metode pre-order. Produk ini sudah terlebih dahulu popular dan ditunggu-tunggu oleh banyak pembeli di Indonesia, dan Lazada memberikan fasilitas pre-order sehingga pelanggan Lazada dapat memiliki produk ini pertama kali tanpa repot mengantri atau berebutan dengan pembeli lain.
f. Mastercard Monday
Lazada memiliki program promosi minggunan bersama Mastercard Monday. Dalam program ini, setiap pelanggan yang memiliki kartu kredit MasterCard akan mendapatkan potongan harga 10% untuk setiap jenis barang di berbagai kategori. Diskon ini hanya ada di hari Senin apabila melakukan transaksi dengan menggukanan kartu kredit MasterCard dengan minimal pembelanjaan Rp. 800.000,-. Pembelian di Lazada menggunakan kartu kredit MasterCard ini juga mendapatkan cicilan dengan bunga 0%.
g. Program Promosi Lainnya
Lazada jugqa terus mengadakan program promosi termatik lainnya secar mingguan, pada hari raya, hari besar Nasional, atau peristiwa-peristiwa khusus seperti Christmas Sale, New Year New Look, Sale Imlek, Bersih-bersih Banjir, Flash Sale, dan Belanja Akhir Minggu (BAM).
3. Financial Management For IT Service
Lazada Mendapat Pendanaan 249 Juta Dollar
Siapa yang tak kenal Lazada? Website jual-beli online ini menjadi begitu terkenal setelah mereka menjadi satu-satunya website E-Commerce di Indonesia yang secara resmi menjual Moto G, Moto E, Xiaomi Redmi 1S, Xiaomi Redmi Note, dan lain-lain. Baru-baru ini, Lazada pun kembali membuat kejutan, dengan cara mengumumkan pendanaan terbaru mereka yang mencapai angka 249 Juta Dollar. Pendanaan ini dipimpin oleh Temasek Holdings, sebuah firma asal Singapura yang baru-baru ini juga menanamkan uang mereka di penguasa E-Commerce di India, Snapdeal.
Temasek tidak sendirian dalam pendanaan ini. Mereka juga dibantu oleh investor-investor lama Lazada, seperti Rocket Internet (inkubator startup asal Berlin), Investment AB Kinnevik (bank investasi asal Swedia), dan Verlinvest (sebuah penyedia dana asal Brussel). Dengan pendanaan ini, jumlah modal Lazada pun mencapai 647 Juta Dollar, dengan nilai perusahaan yang mencapai 1,25 Milyar Dollar.
Grup Alibaba Suntik Dana Ke Lazada Rp27,5 Triliun
Alibaba Group Holding Ltd p akan menggelontorkan US$2 miliar atau setara Rp27,5 triliun untuk Lazada Group di pasar Asia Tenggara. Mereka juga akan menurunkan eksekutif puncak ke Lazada untuk bersaing dengan Amazon yang mulai aktif di wilayah ini.
Dari 18 pendiri Alibaba, Lucy Peng yang menjadi eksekutif lama di perusahaan bakal "turun gunung" menangani Lazada sebagai kepala eksekutif. Dia akan menggantikan Max Bittner yang akan menjadi penasihat senior untuk Alibaba.
Dengan penambahan dana tersebut, saham Alibaba meningkat. Sayangnya jumlah penambahan saham tidak diungkapkan oleh juru bicara e-commerce asal China itu. Sebelum investasi ini, Alibaba memegang saham sebesar 83 persen di Lazada. Dengan penambahan ini, total investasi Alibaba mencapai US$4 miliar di Lazada. Dana itu dialirkan selama dua tahun terakhir. "Investasi tersebut menggarisbawahi kepercayaan Alibaba terhadap kesuksesan bisnis Lazada di masa depan dan prospek pertumbuhan pasar Asia Tenggara, sebuah wilayah yang merupakan bagian penting dari strategi pertumbuhan global Alibaba," kata Alibaba dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Reuters, Senin (19/3).
Pendanaan baru ini juga menunjukkan ambisi Alibaba untuk mendapatkan bagian lebih besar dari pasar belanja online yang tumbuh signifikan di kawasan Asia Tenggara. "Dengan populasi muda [yang besar], penetrasi seluler yang tinggi dan hanya tiga persen dari penjualan eceran kawasan yang saat ini dilakukan secara online, kami merasa sangat percaya diri untuk melipatgandakan [bisnis] di Asia Tenggara," kata Lucy Peng.
Di kawasan yang sama, Alibaba juga bertarung melawan rival dari China pula yaitu JD.com Inc. JD.com membangun sistem logistik sendiri di Indoenesia dan bahkan pada Januari menginvestasi dana ke Tiki.vn.
4. Demand Management
Demand atau dalam bahasa indonesia penawaran sangat bertalian dengan Supply (permintaan), Namun untuk kesempatan kali ini akan dijelaskan terlebih dahulu perihal terkait demand (penawaran). Secara umum dalam ilmu ekonomi, demand atau penawaran adalah jumlah produk baik berupa barang atau jasa yang diinginkan dan mampu dibeli oleh konsumen, pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu dengan menganggap faktor yang mempengaruhinya konstan/tetap.
Melihat kesudut pandang lain, terdapat beberapa jenis permintaan atau demand. Ditinjau dari segi daya beli konsumen, permintaan dapat dibagi menjadi 4 bagian, yaitu :
Permintaan Absolut
Adalah permintaan yang diikuti dengan ketidak mampuan daya beli para konsumen, atau dapat dibilang bahwa permintaan absolut ini adalah hanya sekedar angan-angan karna tidak mampu membelinya.
Permintaan Potensial
Adalah permintaan yang diikuti dengan kemampuan beli konsumen, hanya saja permintaan ini belum dilaksanakan.
Permintaan Efektif
Adalah permintaan yang diikuti dengan kemampuan membeli barang atau jasa dan pembelian barang atau jasa tersebut telah dilaksanakan.
Ekspektasi/perkiraan
Apabila testimoni produk barang atau jasa baik dari konsumen. Maka tidak menutup kemungkinan konsumen akan membeli produk atau memakai jasa itu lagi. Hal ini pun menjadikan angka permintaan melonjak naik, sebaliknya, apabila testimoni buruk yang di dapatkan para konsumen setelah membeli produk atau memakai jasa tersebut. Memingkinkan, Para konsumen tidak akan memakai dan membeli produk itu lagi yang mana menjadikan angka permintaan menurun.
Dan dengan adanya permintaan dari konsumen tentu dari pihak lazadanya itupun sendiri sudah menyiapkan cara untuk mengantisipasi dari setiap permintaan yang diminta oleh para konsumenya, seperti pada contoh kasus berikut ini :
Lazada mengakui barang palsu selalu memiliki permintaan (demand) apabila masih ada penjual yang menjual barang palsu. Selama ada supply dengan harga yang lebih miring daripada harga barang asli, maka diyakini barang palsu akan terus menjamur di e-Commerce. Oleh karena itu CEO Lazada, Alessandro Piscini, mengatakan akan selalu ada potensi konsumen yang menginginkan barang palsu dibandingkan barang asli. Dengan adanya permintaan seperti ini pihak lazada mengambil langkah untuk tidak memenuhi permintaan itu, melainkan memberikan edukasi terhadap konsumen terhadap bahaya barang palsu
"Kami sangat berusaha untuk mengedukasi konsumen bahwa tidak aman membeli barang palsu. Karena banyak akibatnya, cedera bisa kalau beli sepatu bola palsu, beli susu bahaya juga, beli make up juga berbahaya kalau tidak asli," kata Piscini.
Belum lagi tentu saja permintaan barang palsu ini akan melukai industri di Indonesia. Piscini mengatakan banyak brand lokal di platformnya, belum lagi banyak merek ternama internasional yang membuat produk di Indonesia."Tidak hanya risiko kalau beli barang palsu tapi akan memberi dampak bagi pengusaha lokal dan juga banyak barang yang karena dimanufaktur di Indonesia. Ini bisa mengurangi dan menggerogoti nilai industri di Indonesia. Sangat penting untuk tidak membeli barang palsu," kata Piscini.
Contoh kedua demand management dalam lazada, Sebanyak 8,7 juta masyarakat Indonesia diperkirakan akan melakukan belanja online pada tahun 2016. Untuk memenuhi permintaan konsumen yang meningkat tersebut, tahun ini Lazada Indonesia akan membuka pusat distribusi baru. Tempat tersebut diklaim memiliki luas lima kali lipat dibandingkan pusat distribusi sebelumnya yang terletak di wilayah Cakung, Jakarta Timur.
"Pusat distribusi ini juga didukung dengan fasilitas distribusi lainnya yang ada di Surabaya, bersama dengan hub pengiriman yang saat ini sudah tersebar di berbagai kota," ungkap Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, Sebastian Sieber, dalam acara diskusi yang diselenggarakan idEA, di Jakarta, baru-baru ini.
Sebastian mengatakan, pendirian pusat distribusi baru yang lebih luas ini sangat penting karena operasional dan logistik menjadi mesin penggerak e-commerce. Tahun 2016 ini, menurut dia, akan menjadi tahun di mana para pelaku e-commerce didorong untuk melakukan inovasi untuk sistem operasional dan logistik yang digunakan untuk memenuhi permintaan konsumen.
"Pelaku e-commerce di Indonesia dihadapkan dengan isu logistik operasional yang lebih menantang dengan 17.000 pulau yang tersebar dalam 5 juta kilometer persegi. Tidak satupun wilayah atau negara lain yang saat ini memiliki pertumbuhan e-commerce yang signifikan memiliki kompleksitas logistik serumit Indonesia," ujar Sebastian.
Contoh ketiga adalah saat lazada mengantisipasi lonjakan order dari konsumen pada saat harbolnas (hari belanja online nasional) dengan menyatakan pernyataan untuk menanggapi hal tersebut sebagai berikut :
"Saya rasa Online Revolution dan Harbolnas merupakan kesempatan yang baik bagi seller, termasuk pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan meningkatkan jumlah penjualan,”Ungkapnya kepada awak media."
“Saat 11.11 kemarin saya merasakan sendiri, peningkatan jumlah order yang saya dapat naik 700% dari hari biasa. Menurut saya, kunci keberhasilan terletak pada ketersediaan produk, penawaran harga yang menarik dan respon yang cepat atas pertanyaan konsumen. Jika konsumen puas mereka akan kembali berbelanja produk kita meskipun kampanye sudah usai,” Tambahnya.
Salah satu strategis yang dilakukan oleh manajemen Lazada adalah dengan bekerjasama secara strategis dengan penyedia fasilitas logistik setempat di Makassar untuk mempermudah akses distribusi dari dan ke Indonesia bagian tengah dan timur.
“Dengan inovasi terbaru di situs Lazada.co.id kini sistem kami mampu menampung sebanyak 90 juta pesanan perhari. Selain itu, Lazada juga memiliki litur dan fasilitas Cash on Delivery dan Gratis OnKir ke seluruh Indonesia dengan pembelian dan dengan jumlah serta nominal tertentu, sehingga pengalaman berbelanja online di Lazada semakin nyaman dan menyenangkan bagi seller maupun konsumen,” tutup Achmad
Sumber : fajar.co.id
5. Business Relationship Management
Relationship business management disebut juga manajemen hubungan bisnis. Manajemen hubungan bisnis adalah pendekatan formal untuk pemahaman, mendefinisikan dan mendukung kegiatan antar usaha yang terkait dengan jaringan bisnis.
Relationship business management ini harus dikelola dengan sungguh-sungguh agar tidak terjadi kerugian, baik kerugian yang akan diterima oleh pihak perusahaan penyedia jasa jual beli barang online maupun dari pihak yang bekerja sama dengan perusahaan penyedia jasa jual beli barang online. Kerugian yang didapatkan oleh pihak-pihak yng bersangkutan dapat menimbulkan kekecewaan atau putusnya kerja sama (relationship business management) antara pihak-pihak perusahaan tersebut sehingga dalam hal ini harus dilakukan dengan serius dan strategi yang matang.
Relationship business management bertujuan untuk memahami kebutuhan pelanggan bisnis dan untuk memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan pelanggan serta mempermudah pelanggan untuk belanja kebutuhan secara online demi mencapai tingkat tinggi kepuasan pelanggan.
Lazada bekerja sama dengan Samsung dan Unilever
Raksasa e-commerce Asia Tenggara, Lazada, semakin mengukuhkan posisi sebagai pelopor dan pemimpin industri. Untuk menarik pelanggan, lazada bekerja sama dengan beberapa perusahaan besar ternama seperti Samsung dan Unilever.
Pada tahun 2017, Lazada mengumumkan kemitraan strategisnya dengan perusahaan FMCG terkemuka di kawasan Asia Tenggara, Unilever, dan memperkuat jalinan kerjasama dengan Samsung, raksasa teknologi Korea, di kawasan regional yang sama.
Akhir Maret 2016, Lazada dan Unilever secara resmi telah menandatangani kesepakatan untuk membangun kemitraan hulu ke hilir (end-to-end) pertama untuk industri e-commerce di kawasan Asia Tenggara yang diharapkan akan dapat menggenjot pertumbuhan lebih pesat lagi bagi kedua perusahaan di seluruh kawasan. Komitmen Unilever secara regional ini juga akan memberikan banyak dampak positif bagi keseluruhan ekosistem industri digital di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.
Di Indonesia, Lazada sudah bermitra dengan Unilever sejak 2013, dan terus mengembangkan kemitraan strategis dengan dibukanya official store pada 2016 untuk sejumlah brand Unilever di Lazada.co.id
Sejak Maret tahun ini, Unilever telah memiliki flagship store yang membawahi berbagai brand, dengan menyediakan lebih dari 600 jenis produk. Unilever juga turut memeriahkan kampanye Ramadhan di Lazada melalui “1001 Inspirasi Ramadhan”, yang menghadirkan mulai dari berbagai produk limited edition eksklusif dari Pond’s dan Vaseline; diskon hingga 40% untuk berbagai produk kecantikan dan 30% untuk produk pria, hingga berbagai penawaran menarik untuk pembelian produk rumah tangga, makanan dan minuman dalam jumlah besar.
Selain bekerja sama dengan Unilever, Lazada juga memperkuat kemitraan bisnis dengan Samsung. Kemitraan strategis yang digagas pada bulan Mei 2017 ini meliputi berbagai inisiatif untuk memastikan seluruh produk Samsung, baik ponsel, TV dan produk elektronik rumah tangga lainnya tersedia dan dapat diakses dengan mudah oleh seluruh konsumen Lazada di 6 negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia Lazada di http://www.lazada.co.id/samsung/.
Secara keseluruhan, penjualan produk Samsung di Lazada Group mengalami pertumbuhan sebesar 2,5 kali pada April 2017, jika dibandingkan dengan April 2016. Kontribusi terbesar berasal dari ponsel yang dibeli oleh konsumen di kawasan non-perkotaan di seluruhAsia Tenggara.
Kerjasama antara Lazada dan Samsung ini diakui Florian merupakan langkah penting untuk memberikan yang terbaik bagi para konsumen kami dan pecinta produk Samsung, karena mereka kini dapat lebih mudah lagi mencari dan mendapatkan berbagai produk Samsung bergaransi Samsung Electronics Indonesia di Lazada.
Lazada berharap kerja sama strategis dengan Unilever dan Samsung ini dapat lebih meningkatkan antusias masyarakat dalam belanja online.
Lazada bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia
Untuk pengiriman barang, Lazada bekerja sama degan PT Pos Indonesia. Sejak awal 2016, perseroan mulai melakukan ekspansi menjadi jasa kurir bagi segmen pasar online dengan menjalin kerjasama dengan para pelaku e-commerce seperti lazada melalui platform media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan BBM. Bagi lazada kepercayaan masyarakat terhadap belanja online merupakan prioritas utama.
Pos Indonesia menyediakan sejumlah fitur yang ditawarkan sesuai kebutuhan para pelaku bisnis online berupa layanan COD, jemput kiriman oleh kurir, layanan selama 24 jam, layanan notifikasi pemberitahuan status kiriman, kemudahancomplain handling melalui akses Layanan Halo 161 selama 24 Jam, Jaminan Keamanan dan Jaminan Ganti rugi Barang kiriman.
Hal ini meliputi memberikan kemudahan bagi konsumen dalam melakukan pengembalian barang, apabila barang yang mereka teirma tidak sesuai atau mengalami kerusakan. Untuk itu lazada bekerja sama denga PT Pos Indonesia agar memudahkan konsumen dalam melakukan pengembalian barang.
Pelanggan Indonesia dapat melakukan pengembalian barang secara gratis melalui 4000 titik di seluruh Indonesia. Lazada telah mengintegarasikan sistemnya dengan PT Pos Indonesia untuk melacak status barang yang dikembalikan oleh konsumen melalui kantor pos.
Saat ini, PT Pos Indonesia juga melayani pengiriman untuk sejumlah jenis barang, seperti barang fashion, alat–alat rumah tangga, barang elektronik, consumer goods dan barang kiriman dengan golongan dangerous goods serta valuable goods.
Lazada Indonesia merupaka e-commerce pertama yang menghadirkan kebijakan perlindungan konsumen yang meliputi pengembalian produk, pengembaian dana dan pengemabalian produk. Kebijakan tersebut dihadirkan untuk meningkatakn kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap belanja online.
Kerja sama antara Lazada dengan Pos Indoensia diharapkan dapa membawa dampak positif bagi seluruh pasar e-commerce di tanah air.
Lazada bekerja sama dengan GOJEK
Lazada tak puas dengan jaringan pengiriman yang dikelolanya sendiri, Lazada Express (LEX), karena ternyata perusahaan e-commerce tersebut menggandeng Gojek sebagai metode pengiriman yang lebih cepat.
Dalam hal pengiriman produk, Gojek memiliki layanan kurir instan Go-Send yang bisa mengantarkan barang agar sampai ke tujuan dalam hitungan jam.
"Pengiriman menggunakan LEX bisa 1-3 hari. Sementara dengan menggunakan Gojek, hitungan menit setelah barang diorder, barang bisa langsung dikirim di hari yang sama," kata Florian Holm, co-CEO Lazada Indonesia dalam jumpa pers di Jakarta (12/4).
Walaupun sudah menyatakan kerjasamanya dengan Gojek, Florian memastikan hal ini tidak akan 'mematikan' LEX sebagai jasa pengiriman utama bagi Lazada.
Kerja sama dengan Gojek disebut Florian akan memberi nilai tambah bagi perusahaan Lazada dan memberi kemudahan bagi konsumen, walaupun belum semua produk bisa dikirim lewat Gojek.
Saat ini, pengiriman barang dengan menggunakan Gojek sendiri baru bisa dilakukan melalui aplikasi mobile Lazada pada masa promosi Big App Sale yang diadakan pada 14 sampai 17 April 2016.
Untuk tahap awal, hanya ada empat produk yang bisa diantar dengan Gojek, yakni power bank, launch box, action camera, dan flash disk.
Selama masa promosi tersebut, pelanggan yang berada di daerah Jabodetabek bisa menikmati ongkos kirim gratis dengan menggunakan jasa pengiriman Gojek. Belum jelas langkah apa yang akan dilakukan oleh Lazada dan Gojek setelah masa promosi berakhir.
"Sekarang baru empat barang saja yang bisa dikirim dengan Gojek. Kita akan lihat feedback dari promo yang saat ini berjalan. Mungkin nantinya akan ada lebih banyak lagi barang yang bisa dikirim dengan Gojek," tutupnya. (adt/tyo)
Lazada bekerja sama dengan JNE
Demi mempermudah para seller dalam setiap operasional bisnisnya, Lazada menggandeng JNE untuk menawarkan fasilitas pengiriman barang secara cashlessbagi para seller Lazada. Kolaborasi ini diharapkan akan menjadi solusi atas beberapa tantangan terbesar yang dihadapi oleh seller UMKM di platform e-commerce yaitu pemenuhan pesanan konsumen dengan tepat waktu, aman, dan terkendali sehingga mereka dapat mengelola cashflow usahanya dengan lebih baik.
Alessandro Piscini, Chief Executive Officer Lazada Indonesia, menuturkan, dengan fasilitas ini diharapkan dapat menjadi solusi atas tantangan yang dihadapi oleh para mitra, terutama para seller UMKM yang merupakan salah satu fokus bisnis Lazada. Melalui fasilitas terbaru ini, Lazada berharap bisa membantu para seller meningkatkan pelayanan bagi para konsumennya dan mengembangkan usaha onlinenya dengan lebih mudah. Fasilitas ini secara bertahap akan diterapkan di seluruh penjuru Indonesia.
Fasilitas cashless ini memungkinkan para seller Lazada mengirimkan pesanan konsumennya tanpa harus melakukan pembayaran tunai di gerai JNE terlebih dahulu.Seller juga tidak perlu lagi melakukan proses pemasukan data pengiriman secara manual. Melalui fasilitas JNE cashless yang terintegrasi dengan sistem Lazada Seller Centre, seller dapat melakukan proses pengiriman dengan lebih praktis dan efisien. Otomatisasi proses ini akan membantu setiap seller menjadi lebih fleksibel dalam mengelola arus kas usaha mereka, sehingga mampu melakukan hal penting lainnya seperti produksi.
“Dengan kontribusi sebesar 40% dari e-commerce terhadap JNE saat ini, kami berharap kerja sama ini dapat memberikan nilai lebih bagi seluruh pelanggan setia JNE dan Lazada, berupa kemudahan dalam bertransaksi. Inisiatif ini didasari dengan semangat Connecting Happiness yang kami usung, sehingga kebahagiaan dapat dirasakan oleh seluruh pelaku bisnis online di Indonesia,” ujar Mohamad Feriadi, Presiden Direktur JNE.
Pada tahap awal dari kerjasama ini, agen JNE yang sudah dapat memberikan layanan baru ini terdapat di wilayah Jakarta. Secara keseluruhan sudah tersedia lebih dari 500 agen yang tersebar di seluruh Jakarta yang siap memberikan pelayanan cashless ini untuk semua seller Lazada. Dalam waktu dekat, fasilitas ini dapat dimanfaatkan sellerdi wilayah Cilegon, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Surabaya.
"Fasilitas ini merupakan layanan jasa pengiriman untuk seller Lazada tanpa perlu membayar ongkos kirim di muka. Keuntungannya adalah aman (menghindari eror pencatatan), praktis (mengurangi pekerja manual dan proses lebih nyaman), efisien (cash flow friendly dan lebih banyak modal untuk peningkatan penjualan. Kita juga menyediakan training secara online atau hotline untuk edukasi pihak agen JNE dan seller," ujar Mercy Suryasin, VP Seller Operation Lazada Indonesia.
Lazada bekerja sama dengan Alipay dan DANA
Guna melengkapi ekosistem bisnis e-commerce, Lazada Group telah meluncurkan dompet digital milik Lazada atau lebih dikenal Lazada Wallet. Chief Executive Officer Lazada Group Pierre Poignant menyatakan produk ini sudah diluncurkan pada 2018 lalu.
Lazada Wallet sudah tersedia di lima dari enam negara tempat Lazada menjalankan bisnisnya di Kawasan Asia Tenggara yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. "Kami mencoba untuk mengembangkan Lazada Wallet di semua pasar, kecuali di Vietnam. Kami bekerja sama dengan Alipay," ujar Pierre beberapa hari lalu.
Pierre menyebut system pembayaran dompet digital ini terhubung dengan alat pembayaran elektronik milik Alibaba yaitu Ant Financial Service Group atau yang lebih dikenal dengan Alipay. Asal tahu saja, kepemilikan saham Lazada Group mayoritas dimiliki oleh Alibaba Group Holding Limited.
Kendati secara group, Alipay sudah menopang Lazada Wallet, Namun pihak Lazada Indonesia menyatakan khusus di Indonesia Lazada Wallet yang dimaksud adalah Lazada Credit. Sayangnya ia belum mau merinci bagaimana skema Lazada Credit ini.
Merujuk situs Lazada Indonesia, sistem pembayaran yang dilakukan oleh salah satu e-commerce Indonesia ini dapat digunakan dengan berbagai cara pertama Lazada Credit, transfer bank, cash on delivery, dompet digital DANA, serta fintech lending seperti Kredivo dan Akulaku.
Agar dapat masuk ke pasar Indonesia sesuai regulasi, Alipay harus bekerja sama dengan Bank umum kelompok usaham (BUKU) 4 yang bermodal inti lebih dari Rp 30 triliun. Hingga saat ini, sudah ada beberapa Bank yang menyatakan tertarik untuk menggandeng Alipay seperti PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.
Namun hingga saat ini, Bank Indonesia belum memberikan izin operasional payment milik Alibaba ini karena proses kerja sama antara Alipay dan Bank masih berlangsung.
Chief Executive Officer (COE) DANA Vincent Iswara menyatakan kerja sama antara DANA dan Lazada yang baru dimulai ini menunjukkan kinerja yang positif. Kendati demikian, Ia menyebut aksi kerja sama ini bukan berarti DANA secara otomatis mengakuisisi pengguna Lazada.
"Konsep kerja sama itu lebih ke meningkatkan keberhasilan transaksi. Tadinya di bawah 60% hingga 70% karena susah, kita tingkatkan jadi 80% hingga 90%. Sekarang kita tingkatkan mendekati 100%, itu tujuan kita. Pengguna tetap milik mereka, kita tidak berbagai data pengguna," ujar Vincent.
Ia menyebut kerja sama dengan Lazada bukanlah didasarkan Lazada dan DANA merupakan bagian dari Alibaba Group. Asal tahu saja, DANA sendiri merupakan perusahaan
patungan antara PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) dan Ant Financial alias Alipay. Dana mengusung sistem yang terintegrasi dengan aplikasi lain (open platform).
Chief Executive Officer (CEO) DANA Vincent Iswara menyatakan kerja sama antara DANA dan Lazada yang baru dimulai ini menunjukkan kinerja yang positif. Kendati demikian, Ia menyebut aksi kerja sama ini bukan berarti DANA secara otomatis mengakuisisi pengguna Lazada.
"Konsep kerja sama itu lebih ke meningkatkan keberhasilan transaksi. Tadinya di bawah 60% hingga 70% karena susah, kita tingkatkan jadi 80% hingga 90%. Sekarang kita tingkatkan mendekati 100%, itu tujuan kita. Pengguna tetap milik mereka, kita tidak berbagai data pengguna," ujar Vincent.
Lazada bekerja sama dengan bank-bank
Setiap pelanggan yang melakukan pembelian dengan menggunakan kartu kredit dari partner bank kami dapat mengikuti program cicilan Lazada. Untuk program cicilan saat ini, kami telah bekerja sama dengan bank berikut:
BNI
Mandiri
Permata Bank
HSBC
OCBC NISP
Maybank / BII
Danamon
UOB
Standard Chartered
BRI
Citibank
Bukopin
CIMB Niaga
Panin
MNC Bank
BCA
CATATAN: Transaksi meliputi valuta asing (valas) dan dikenakan biaya-biaya valas yang relevan sesuai ketentuan masing-masing partner bank.
DAFTAR PUSTAKA
https://masamalas.com/kuis-apsi-1-sistem-informasi-lazada-co-id/
http://mnjakt11.blogspot.com/2014/01/pengaruh-teknologi-informasi-pada-toko.html?m=1
http://aitinesia.com/lazada-kini-resmi-menjadi-perusahaan-1-milyar-dollar/
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20180319173949-185-284245/grup-alibaba-suntik-dana-ke-lazada-rp275-triliun
https://tribunnews.com/amp/bisnis/2017/06/13/lazada-umumkan-kerjasama-strategis-dengan-unilever-dan-samsung
https://www.republika.co.id/berita/ekonomi/korporasi/17/06/16/orncgj280-lazada-perkuat-kemitraan-dengan-unilever-di-asia-tenggara
https://kabarmedan.com/lazada-indonesia-jalin-kerjasama-dengan-pt-pos-indonesia/
https://www.antaranews.com/berita/557641/lazada-gandeng-pt-pos-permudah-proses-pengembalian-barang
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20160412171411-185-123411/lazada-gandeng-gojek-untuk-percepat-pengiriman
https://swa.co.id/swa/trends/lazada-dan-jne-tawarkan-pengiriman-barang-secara-cashless
https://keuangan.kontan.co.id/news/kembangkan-dompet-digital-sendiri-lazada-bekerja-sama-dengan-alipay
https://www.lazada.co.id/helpcenter/siapa-saja-yang-dapat-mengikuti-program-cicilan-lazada.html
https://www.beritasatu.com/iptek/343972/lazada-indonesia-siapkan-pusat-distribusi-baru
https://m.cnnindonesia.com/teknologi/20181101194901-206-343330/lazada-akui-permintaan-barang-palsu-selalu-ada
http://www.ekonomikontekstual.com/2013/10/pengertian-dan-jenis-permintaan-atau-demand.html?m=1

Tidak ada komentar:
Posting Komentar